The Gifted dan Siswa Berkemampuan Supranatural

    Memiliki kekuatan supranatural terdengar hebat, bukan? Pernahkah kalian berfikir bahwa sebenarnya mungkin kalian memiliki bakat itu, namun tidak tau cara mengaktifkannya? Bicara mengenai kekuatan supranatural, banyak film maupun novel yang mengangkat tema ini. Teruntuk kalian yang menyukai cerita-cerita supranatural seperti Harry Potter, Stranger Things, dan sejenisnya, saya rasa serial yang satu ini wajib kalian tonton.
    The Gifted Series, berpusat pada kisah di sekolah Ritdha High School yang memiliki program khusus bernama “The Gifted” yang programnya sangatlah dirahasiakan dan hanya berisikan anak-anak yang berbakat. Lalu kemana anak-anak yang ‘tidak’ berbakat di tempatkan? Selain program khusus ini, Ritdha High School juga menerapkan sistem pembagian kelas yang berdasarkan pada nilai pelajaran, dimana anak-anak yang terbilang biasa saja akan ditempatkan di kelas terendah, sedangkan untuk mereka yang jenius dan pintar akan ditempatkan di kelas tertinggi.
    Kisah berawal ketika Pang (karakter utama), salah satu siswa yang berada di kelas terendah merasa tidak adil dengan adanya system pembagian kelas ini. Karena bisa dilihat sistem ini bukan hanya membedakan mana siswa yang pintar dan tidak, melainkan juga membedakan perlakuan terhadap siswanya. Bisa dibilang, siswa yang berada di kelas tertinggi mendapatkan akses yang mudah untuk semua fasilitas sekolah sedangkan kelas terendah kebalikannya.
    Tiap akhir semester, Ritdha High School selalu mengadakan ujian penempatan ulang kelas, artinya siswa yang berada di kelas terendah berkesempatan untuk menaikkan tingkat kelas mereka. Saat berlangsungnya ujian ini pula siswa berkemampuan khusus akan diumumkan untuk masuk dalam program Gifted.
    Setelah hasil ujian diumumkan, secara mengejutkan Pang mendapati bahwa namanya tercantum dalam program Gifted berasama 9 orang lainnya. Setelah menjalani hari-hari sebagai siswa yang berada di program Gifted, mereka mulai menyadari bahwa program ini merupakan sebuah program untuk mengeluarkan/membangkitkan “potensi” yang ada dalam diri mereka. Merasa aneh akan semua ini, mereka pun bekerja sama untuk menemukan rahasia mengerikan di balik program ini dan menghancurkan sistem yang telah menyiksa siswa selama beberapa generasi.

SPOILER ALERT -- !!
    Serial ini sangat sangat recommended untuk kalian tonton. Awalnya vibe yang dimunculkan terkesan horror, namun ternyata tidak ada unsur horror nya sama sekali. Selain berfokus pada ‘kekuatan supranatural’, cerita ini juga mengangkat tema pertemanan, permasalahan yang sering kita temui disekolah, ilmiah juga permasalahan anak remaja. Dan juga kalian tidak akan merasa bosan ketika menonton series ini, kenapa? Karena selain plot cerita yang menarik, series ini juga menyuguhkan sinematografi yang bagus, juga pemilihan backsound yang sangat tepat pada setiap adegan. Series ini mendapatkan rating sebesar 8.4/10 di IMDb, sangat tinggi bukan?
    Saya sendiri sangat suka dengan pengembangan tiap karakter pada tiap episode. Dalam tiap episode kalian akan melihat bagaimana tiap karakter menemukan potensi mereka dan bergelut dengan persoalan terhadap potensi yang mereka miliki. Namun sangat disayangkan dari keseluruhan episode (13 episode) bahwa “si kembar” – siswa the Gifted, tidak mendapat episode pengembangan potensi mereka:(
    Bicara soal “potensi”, salah satu adegan paling menarik adalah ketika Ohm – teman dekat Pang di program Gifted, tanpa sengaja ‘menghilangkan’ temannya. Ya, potensi Ohm adalah ‘menghilangkan’ sesuatu dan lalu ‘memindahkannya’ ke suatu tempat. Namun pada saat itu, Ohm belum bisa mengendalikan potensi miliknya, sehingga temannya menghilang entah kemana. Apakah berhasil ditemukan? Silahkan cek sendiri, mwhahha. Dan adegan paling menegangkan adalah ketika Punn – siswa Gifted lainnya, yang terlalu over dalam mengembangkan potensinya. Potensi punn adalah dapat meniru sesuatu hanya dengan melihatnya, dan setiap dia meniru orang lain, maka terciptalah ‘kepribadian’ lain dalam dirinya. Bisa dibayangkan bagaimana jika semua ‘kepribadiannya’ muncul? Akan sangat menakutkan bukan? Disini Atthaphan Phunsawat (Gun) sebagai aktor yang memerankan Punn patut diacungi jempol. Dia dapat memerankan karakternya dengan sangat baik dan realistik. Fyi, pada tahun 2019-2020, Gun memenangkan award dalam kategori “Best Fight Scene” di LINE TV AWARD juga “Best Actor in a Supporting Role” di Asian Television Awards.
    “Potensi” dari karakter lainnya juga sangat mengagumkan, diantaranya Claire yang dapat melihat aura seseorang, Khorn yang dapat menjalani aktivitasnya selama 24 jam tanpa merasa lelah, Mon yang dapat melakukan semua aktivitas bela diri, Jack dan Jo – si kembar, yang dapat menanggapi rangsangan secara singkron, Namtaan yang dapat melihat masa lalu hanya dengan menyentuh, Wave yang dapat mengontrol dan memanipulasi barang elektronik hanya dengan menyentuhnya, Pang yang dapat memanipulasi pikiran seseorang (mind control) dan masih banyak lagi.

    Masih banyak pembahasan menarik lainnya mengenai series ini, yang pasti series ini sangat recommended untuk kalian masukan dalam watch list kalian. Saya sendiri memberikan rating sebesar 9/10 untuk series satu ini. Oh fyi, series ini juga mendapatkan season 2 yang mungkin akan segera tayang di tahun 2020 ini(?) So, sampai jumpa—

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sphinx, Makhluk Mitologi Yunani